Eh! Shukri

Wednesday, August 13, 2008



---Kesunyian---

Bila kekosongan mencuit
Aku tidak dapat menyentuh kelembutanmu
Hasratku terkunci pada pandanganmu yang mencegahku
Seorang gadis bermata bundar
Mata yang berkerdipan
Mata yang segar dan wajah bercahaya
Engkau memikat kegembiraan di keceriaan
Senyummu yang harum
Bila kepiluan tidak bisa lagi didengar
Yang membaluti diriku
Bila hatiku dalam dirimu
Dan aku terenang-renang
Tanpa kebimbangan yang sia-sia
Diperarakan cinta suci
Dengan tidak membawa apa-apa kecuali diriku
Membawa janji di dalam kalbumu

Namun
Engkau diketerjauhan
Kejauhan milikku
Disebuah lembah yang permai ditimur
Dusebuah lembah yang permai diselatan
Sang gunung menanti diselaputi kabus
Dan kota yang membangun
Dan segalanya bukan kenangan
Diperjalanan ini kita bersendirian
Hanya engkau tahu aku menantimu

Yang diperlukan hanya satu sudut
Setiap ceruk dan sudut adalah nyata
Kesepian dan kesunyian
Dan ku letak sebuah rasa tanda tindak balas
Mengenali sebuah puisi tanpa akhir

“mawar merah dilangit biru dunia begitu indah engkau juga begitu”

1 Comments:

Blogger M.U.S.E said...

mak aih
jiwang nak mampussssss ko ni syuk~!

ngahahaha

terkenang awek di kampung kerrrr~
lalala~

October 26, 2008 at 10:05 PM  

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home